Rapat Persiapan Kejuaraan Mikroskopis Malaria Tingkat Nasional Dalam Rangka Hari Malaria Sedunia (HMS) 2018

Jakarta, 27 Maret 2018

Kegiatan dilaksanakan tanggal 27 Maret 2018 di Ruang Rapat Ditjen P2P Gedung B lantai 2, Ruang B1, Jl. Percetakan Negara No. 29, Jakarta Pusat, DKI Jakarta.

Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh Kasubdit Malaria yang diwakili oleh Ka. Sie Pencegahan dilanjutkan dengan presentasi perangkat penilaian Kejuaraan Mikroskopis Malaria. Peserta berdiskusi dan memberi masukan terkait perangkat penilaian tersebut.

Peserta rapat persiapan berjumlah 12 orang berasal dari BBTKLPP Jakarta, BBLK Jakarta, Patelki, Subdit Mutu dan Akreditasi, Departemen Parasitologi FKUI, Balitbangkes, dan Subdit Malaria.

A. PENDAHULUAN

  1. Umum

Malaria merupakan salah satu penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia. Secara nasional kasus malaria selama tahun 2011-2016 cenderung menurun yaitu pada tahun 2011 angka API sebesar 1,75 per 1000, sampai dengan tahun 2016 menjadi 0,84 per 1000 penduduk dengan jumlah kasus 218.450. Dari jumlah tersebut sebanyak 81% berasal dari Maluku, Maluku Utara, Papua, Papua Barat dan NTT.

Setiap tanggal 25 April, seluruh dunia memperingati Hari Malaria. Tanggal tersebut ditetapkan oleh World Health Assembly (WHA). Penetapan tersebut diratifikasi pada 23 Mei 2007 di Jenewa, Swiss yang dihadiri oleh 192 negara anggota WHO.

Hari Malaria Sedunia (HMS) bertepatan dengan Deklarasi Abuja yang terjadi pada tanggal 25 April 2001 oleh negara-negara endemik malaria. Deklarasi Abuja merupakan persetujuan beberapa negara di Afrika untuk mengalokasikan APBN setidaknya 15% untuk meningkatkan kesehatan warga negaranya. Selain itu, 0,7% APBN disumbangkan untuk membantu negara lain di Afrika yang membutuhkan. Setelah 10 tahun berselang, berdasarkan laporan WHO tahun 2011, hanya satu negara yang mampu untuk mencapai misi tersebut.

Di Indonesia sendiri, peringatan HMS baru dilaksanakan sejak tahun 2008. Peringatan HMS memiliki tujuan untuk meningkatkan kesadaran dan komitmen keseluruhan komponen bangsa tentang malaria untuk mencapai masyarakat Indonesia bebas malaria 2030. Hingga tahun 2017, Indonesia telah merayakan Hari Malaria yang kesembilan. Setiap tahun, Indonesia memiliki tema nasional untuk memperingati HMS. Tahun 2018, tema nasional untuk Hari Malaria adalah “Bebas Malaria, Prestasi Bangsa”.

  1. Tujuan

Membahas persiapan Kejuaraan Mikroskopis Malaria Tingkat Nasional Dalam Rangka Hari Malaria Sedunia (HMS) 2018 yang akan dilaksanakan Senin-Jumat, 2-6 April 2018 di Hotel Ibis Senen, Jakarta Pusat.

  1. Ruang lingkup
    a.
    Peserta adalah beberapa instansi yang ada di lingkungan Kementerian Kesehatan RI dan luar Kementerian Kesehatan RI (lintas sektor) yang akan berperan pada sebagai panitia, tim juri dan fasilitator pada kegiatan Kejuaraan Mikroskopis Malaria Tingkat Nasional Tahun 2018.
    b. Kegiatan yang dilaksanakan adalah diskusi membahas perangkat penilaian Kejuaraan Mikroskopis Malaria Tingkat Nasional Tahun 2018.

 

  1. Dasar
    a.
    Undang-undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan.
    b. Keputusan Menteri Kesehatan No. 293/MENKES/SK/IV/2009 tentang Eliminasi Malaria.

B. KEGIATAN YANG DILAKSANAKAN

  1. Waktu dan Tempat Pelaksanaan

Kegiatan ini dilaksanakan tanggal 27 Maret 2018 di Ruang Rapat Ditjen P2P Gedung B lantai 2, Ruang B1, Jl. Percetakan Negara No. 29, Jakarta Pusat, DKI Jakarta.

  1. Peserta

Peserta rapat persiapan berjumlah 12 orang berasal dari BBTKLPP Jakarta, BBLK Jakarta, Patelki, Subdit Mutu dan Akreditasi, Departemen Parasitologi FKUI, Balitbangkes, dan Subdit Malaria.

  1. Rincian Kegiatan

Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh Kasubdit Malaria yang diwakili oleh Ka. Sie Pencegahan dilanjutkan dengan presentasi perangkat penilaian Kejuaraan Mikroskopis Malaria. Peserta berdiskusi dan memberi masukan terkait perangkat penilaian tersebut.

C. HASIL YANG DICAPAI

  1. Kesepakatan skor setiap komponen penilaian lomba.
Komponen Penilaian Bobot Nilai
·   Tes Tulis : 25 soal Pilihan Ganda & 10 soal Benar/Salah 35
·   Tes Lisan : 5 pertanyaan 15
·   Praktikum

Pra analisis : 86 point

Analisis : 6 point

Pasca analisi : 10 point

102
·   Pembacaan SD standar : 40 SD terdiri dari 30 SD identifikasi dan 10 SD hitung jumlah parasit 80
·   Karya Tulis 10
Total 242

 

  1. Pembahasan soal tes tulis

Perbaikan redaksi kalimat pertanyaan dan pilihan jawaban.

  1. Kesepakatan kriteria penilaian tes praktikum

Setiap instruksi praktikum akan dinilai dengan pembobotan : dilakukan = 2 ; dilakukan tidak sempurna = 1 ; tidak dilakukan = 0

  1. Kesepakatan cara penilaian pembacaan Sediaan Darah Malaria Standar

Peserta akan membaca 40 SD malaria yang terdiri dari 30 SD untuk identifikasi dan 10 SD untuk hitung parasite. Penilaian untuk pembacaan SD malaria tersebut adalah :

  • SD Positif

2 = Positif benar, spesies benar

1 = Positif benar, salah spesies

0 = Negatif

  • SD Negatif

2 = Negatfi benar

0 = Negatif palsu

  • SD Hitung

2 = jawaban benar ± 25% dari jumlah parasite SD standar

0 = jawaban salah

  1. Pembagian tugas tim Juri dan Fasilitator
  • Tim juri terdiri dari perwakilan Departemen Parasitologi FKUI, PATELKI dan Lembaga Eijkman akan menilai peserta pada komponen karya tulis dan tes lisan.
  • Fasilitator yang merupakan perwakilan dari Balitbangkes, BBTKLPP Jakarta, BBLK Jakarta, Lembaga Eijkman, PATELKI, BLK Papua dan juara tahun lalu akan menilai peserta pada komponen praktikum dan pembacaan SD Malaria Standar.

D. KESIMPULAN

  1. Kegiatan Kejuaraan Mikroskopis Malaria Tingkat Nasional akan diselenggarakan pada tanggal 2-6 April 2018 di Hotel Ibis Senen Jakarta.
  2. Pembobotan/pemberian nilai serta pembagian tugas tim juri dan fasilitator telah disepakati seperti yang telah diuraikan pada hasil rapat.

E. RENCANA TINDAK LANJUT

  1. Pada rangkaian kegiatan peringatan HMS 2018 di Indonesia, BBTKLPP Jakarta berperan sebagai fasilitator Lomba Mikroskopis Malaria yang akan diadakan di Hotel Ibis Senen Jakarta pada tanggal 2-6 April 2018.