Anda Memasuki Wilayah Bebas dari Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani .:: || ::.

Monitoring Resistensi dan Uji Efikasi Obat Anti Malaria di Kabupaten Pesawaran, Prov. Lampung

Tanggal Pelaksanaan  : 14 Р17 Mei 2018

Hasil Kegiatan  :

Monitoring efikasi obat anti malaria akan dilakukan secara rutin di 10 lokasi sentinel site yang melibatkan instansi terkait seperti B/BTKL-PP, Dinas Kesehatan Provinsi, Dinas Kesehatan Kabupaten, dan Badan litbangkes serta Lembaga Eijkman (pendamping sebagai tim pakar). Kegiatan ini dilakukan untuk surveilans  efektifitas obat anti malaria dehidroartemisinin piperaquin/DHP sebagai drug of choice tatalaksana penyakit malaria falciparum maupun vivax. Untuk wilayah layanan BBTKLPP Jakarta, surveilans efikasi ini dilaksanakan di Puskesmas Hanura, Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung, sebagai daerah endemis sedang malaria. Peran BBTKLPP Jakarta sebagai koordinator lapangan, pelaksana monitoring efikasi obat anti malaria bersama tim daerah setempat, laboratoium rujukan mikroskopis malaria, cross checker, pemeriksaan PCR, supervisor bersama tim pusat, dan penyimpan arsip sampel malaria

Pada kesempatan ini Tim BBTKLPP Jakarta melakukan OJT (On The Job Training) kepada Bidan Desa (endemis), Perawat Homecare, Tim inti Puskesmas Hanura Kab.Pesawaran Provinsi Lampung. Materi OJT berupa pembekalan Kebijakan surveilans/monitoring efikasi obat anti malaria, Juknis pelaksanaan, dan praktek pengambilan dan pengamanan sampel serta pengisian formulir serta follow up. Pembentukan Tim Skrining kasus dan Followup aktif terdiri dari Bidan Desa , Perawat homecare dan Puskesmas, target 3 kasus/orang followup H1-H28. Kasus malaria yang akan di enroll adalah malaria falciparum mono infection yang memenuhi kriteria tertentu sesuai Juknis.

Tim BBTKLPP Jakarta juga melakukan Panel test mikroskop pada petugas laborato mikroskopis malaria PKM Hanura. Sampai dengan kegiatan ini dilaksanakan, hasil skrining malaria oleh tim Puskesmas adalah suspek 119 kasus, Plasmodium falciparum 4 kasus, Plasmodium vivax 2 kasus, tidak di-enroll karena jumlah parasite tidak memenuhi kriteria.