BIMTEK PENILAIAN & EVALUASI LABORATORIUM

Denpasar, 23 – 26 April 2018

A. PENDAHULUAN

  1. Umum

Surat Tugas dari Bapak Kepala BBTKLPP Jakarta untuk mengikuti Bimtek Penilaian dan Evaluasi Laboratorium, 23 – 26 April 2018

  1. Maksud dan Tujuan

Mengikuti Bimtek Penilaian dan Evaluasi Laboratorium menggunakan Laboratory Mapping Tools Safety Module (LMT-S) di Denpasar, 23 – 26 April 2018

  1. Ruang Lingkup
  2. Penjelasan konsep LMT-S & pertanyaan2 yg dapat diajukan
  3. Inspeksi ke Balai Besar Veteriner Denpasar :
    • Petugas Biosecurity
    • Penerimaan specimen
    • Virologi & Imunoserologi
    • Bakteriologi & Imunoserologi
    • Patologi, Fasilitas Hewan Percobaan, Limbah & Gudang
    • PCR
    • Kesehatan Masyarakat Veteriner
  4. Dasar

Undangan dari Direktur Kesehatan Hewan, Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Nomor 13020/TU020/F.404/2018 tertanggal 13 April 2018 Hal : Undangan Bimtek Penilaian dan Evaluasi Laboratorium

B. Kegiatan yang Dilaksanakan

Kegiatan yang dilaksanakan adalah :

  1. Penjelasan konsep LMT-S & pertanyaan2 yg dapat diajukan, oleh Mr.Paul Selleck & Mr.Eric Hansson

LMT-S ini disusun atas kerjasama Mahidol Oxford Research Unit (MORU) dengan Food and Agriculture Organization (FAO). Pelaksanaan kegiatan ini kerjasama antara FAO dengan USAID dan Kementerian Pertanian.

LMT-S ini terdiri atas 4 area :

  1. Administrasi, terdiri atas 4 kategori :
    1. Umum
    2. Kesehatan & Keamanan Petugas
  • Pelatihan & Kompetensi
  1. SOP Biosafety
  1. Operasional, terdiri atas 6 kategori :
    1. Praktek Laboratorium yg baik
    2. Pengamanan alat
  • Pengamanan BSL 3
  1. Pembuangan limbah
  2. Pengiriman limbah infeksius
  3. Fasilitas hewan percobaan
  1. Engineering, terdiri atas 7 kategori :
    1. Dasar Bekerja
    2. Pengamanan Bahan Kimia Berbahaya
  • Pengamanan limbah kimia
  1. Kegawatdaruratan
  2. Bahaya Kebakaran
  3. Sumber listrik
  • Biosafety Cabinet
  1. Alat Perlindungan Diri, terdiri atas 3 kategori :
    1. Situasi Umum
    2. Penggunaan APD
  • Pembuangan APD

 

  1. Inspeksi ke Balai Besar Veteriner Denpasar :
    1. Petugas Biosecurity
    2. Penerimaan specimen
    3. Virologi & Imunoserologi
    4. Bakteriologi & Imunoserologi
    5. Patologi, Fasilitas Hewan Percobaan, Limbah & Gudang
    6. PCR
    7. Kesehatan Masyarakat Veteriner

 

Awalnya kami diterima oleh Kepala Balai Besar Veteriner Denpasar (drh.I Wayan Masa Tenaya, MPHIL, PhD) yang menjelaskan profil Balai Besar Veteriner Denpasar. Selanjutnya selama 2 hari, kami dibagi dalam 6 kelompok dan masing2 kelompok mengunjungi fasilitas2 yang ada di BB Vet Denpasar secara bergantian untuk memberikan penilaian terhadap masing2 kategori yang ada di LMT-S dan mengisi form yang ada di LMT-S.

  1. Hari ke-4 masing-masing kelopok menyampaikan hasil LMT-S BBVet Denpasar dan mendapat masukkan dari nara sumber.
  2. Imelda Husdiani, sebagai fasilisator FAO LMT-S menyampaikan presentasi implementasi LMT-S di BBTKLPP Jakarta. Hasil LMT-S yang di nilat mulai tahun 2016 adalah 39.7 dan terjadi peningkatan setelah di nilai ditahun 2017.  Artinya dengan melakukan menggunakan instrument LMT-S, sebagai personal Biosafety officer (penaggung jawab kegiatan biosafety biosecurity di BBTKLPP Jakarta) dapat mengetahui sampai sejauh mana kegiatan biosafety Biosecurity telah dimplementasikan dilaboratorium dan kegiatan apa saja yang belum memenuhi,  akan segera diusulkan kepada pimpinan untuk pemenuhan standar Biosafety dan Biosecurity di Laboratorium.  Sehingga secara bertahap dapat dilihat perkembangannya.

Berikut penilaian LMT-S BBTKLPP Jakarta tahun 2016 – 2017

 

CHasil yang Dicapai

  1. Peserta dapat menggunakan LMT-S untuk menilai Biosafety & Biosecurity dari Laboratorium masing2.
  2. Peserta dapat menilai Biosafety dan Biosecurity di tempat kerjanya.

 

D. Rencana Tindak Lanjut

  1. Menilai kembali Biosafety dan Biosecurity di BBTKLPP Jakarta dengan melibatkan teman2 di instalasi laboratorium.
  2. Melakukan audit di gedung kantor baru BBTKLPP Jakarta setelah pemenuhan pengadaan fasilitas K3 dan limbah serta perpindahan gedung.